Jumat, 26 April 2019

Praktek Komunikasi Data Sharing - Laporan Jarkom

Praktek Komunikasi Data Sharing - Laporan Jarkom


BAB 1 PENDAHULUAN


1.1 Dasar teori

        Dalam kehidupan manusia untuk dapat bermasyarakat juga dibutuhkan komunikasi, karena dengan berkomunikasi inilah seseorang dapat menyampaikan atau memberi tahu, mengubah sikap, berpendapat atau berperilaku (behavior) kepada orang lain. Jika disimak lebih dalam dalam melakukan komunikasi terdapat proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain, dan pesan yang disampaikan memiliki tujuan diantaranya memberi tahu, mengubah sikap, pendapat dan perilaku, dan dalam menyampaikan pesan dapat dilakukan secara langsung atau melalui lisan atau secara tak langsung melalui media tertentu.  Komunikasi data adalah hubungan atau interaksi (pengiriman dan peneriman) antar device yang terhubung dalam sebuah jaringan, baik yang dengan jangkauan sempit maupun dengan jangkauan yang lebih luas.
Dalam melakukan komunikasi dibutuhkan minimal 4(empat) komponen, yaitu:
  1. Pengirim pesan sebagai sumber,
  2. Pesan sebagai data atau informasi yang dikirimkan,
  3. Penerima pesan sebagai tujuan dan
  4. Media yang digunakan untuk menyam-paikan pesan tersebut. 
        Proses komunikasi diawali dari pembetukan sebuah pesan yang akan disampaikan oleh sumber, yang didahului suatu proses memunculkan gagasan didukung oleh suatu pemahaman terhadap gagasan itu sendiri. Selanjutnya oleh pengirim dikodekan menjadi pesan yang dikirimkan melalui media, dari media didekodekan menjadi data atau informasi yang bisa dipahami oleh penerima (tujuan) dan dengan demikian penerima akan memberikan responnya. Gangguan dalam komunikasi biasanya timbul saat pesan dilewatkan pada suatu media, bisa terjadi karena sinyalnya kecil, kurang bisa dipahami, ada kesalahan koding, perbedaan kultur, putusnya hubungan media dlsb.Sehingga dapat digambarkan seperti blok diagram berikut:
Gmbar 1.1. Blok diagram komunikasi
Gmbar 1.1. Blok diagram komunikasi
Demikian juga saat penerima menerima pesan maka yang dilakukan adalah memberi respon berupa feedback, sehingga komunikasi terjadi dua arah yaitu antara pengirim dan penerima saling berkomunikasi.

1.2 Aplikasi komunikasi

        Pesan yang disampaikan dalam komunikasi dapat dibedakan menjadi 2(dua) jenis, yaitu pesan berupa data dan pesan berupa informasi. Sedangkan pengertian data dan informasi dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Pesan dikatakan data apabila berupa suatu fakta dari suatu kejadian, data dapat berupa audio, gambar, karakter, video. Data belum dapat digunakan sebagai informasi, dan data setelah mengalami suatu proses tertentu baru disebut sebagai informasi. Sebagai contoh data yang dibaca dari sebuah sensor suhu adalah fakta pengukuran yang dilakukan berdasarkan kondisi suhu di suatu ruang pada saat tertentu.
  2. Pesan yang merupakan hasil olahan data disebut sebagai Informasi, dan sebuah informasi terbentuk dari struktur data yang dapat memberi keterangan lebih umum dan lebih lengkap. 
Sistem komunikasi berdasarkan cara pengiriman pesan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
  1. Sistem satu arah (Simplex) merupakan suatu sistem komunikasi dimana pengirim pesan hanya melakukan pengiriman pesan tanpa harus menerima respon dari penerima pesan, artinya pengirim terus menerus mengirimkan pesan tanpa perduli apakah pesan diterima atau tidak dengan tujuan kemanapun. Sebagai contoh penerapan sistem komunikasi ini pada sistem siaran stasiun radio, stasiun televisi, WEB statis.
  2. Sistem dua arah (Duplex) merupakan sistem komunikasi dua arah yaitu disamping mengirimkan pesan juga menerima pesan dan respon dari lawan komunikasi, secara teknis dilakukan dengan metode Full Duplex dan Half Duplex. Sebagai contoh penerapan sistem ini adalah pada sistem komunikasi telepon, penggunaan SMS, konferensi jarak jauh, WEB interaktif, e-mail, transaksi elektronika (ATM) juga untuk sistem otomasi dan sistem kontrol industri dsb.


1.3   Sistem Operasi Network

        Tidak seperti sistem operasi seperti DOS, Windows, OS/2 yang dirancang hanya untuk pengguna tunggal untuk satu komputer, system operasi network mengkoordinasi seluruh aktifitas komputer-komputer yang berada di suatu jaringan. Sistem operasi network seolah-olah sebagai direktur  agar jaringan bekerja dengan sempurna. Terdapat  dua tipe sistem operasi netwok:
  1. Peer-to-Peer 
  2. Client/Server

  1. Peer-to-Peer
    Jaringan Peer-to-peer mengijinkan setiap komputer dapat mengakses semua sumber data yang dipakai bersama-sama (share resources) Jaringan tipe ini tidak mempunyai file server . Setiap komputer dapat mengakses semua periferal yang tersambung di jaringan seperti printer dan disk drive, dan semua komputer yang lain. Windows Server merupakan contoh aplikasi jaringan tipe peer-to-peer. Jaringan Peer-to-peer dirancang untuk jaringan skala kecil sampai dengan jaringan skala menengah.
    Peer-to-Peer
  2. Client/Server
    Sistem jaringan client/server memungkinkan adanya fungsi dan aplikasi terpusat pada satu atau lebih file server. File server menjadi jantung sistem jaringan, menyediakan akses file/data, beserta sistem keamanannya. Komputer client bisa mengakses data di server.
    Client/Server
    Sistem operasi jaringan (network operating system) menyediakan mekanisme untuk menggabungkan semua komponen pada jaringan dan mengijinkan semua user untuk berbagi data satu dengan yang lain. Novell Netware dan Windows NT Server, serta Windows server adalah contoh dari sistem operasi jaringan tipe client/server.


1.4 Skema praktikum

  1. Sharing data antara dua atau lebih komputer
    Sharing data antara dua atau lebih komputer
  2. Sharing printer
    Sharing printer


BAB 2 PEMBAHASAN


2.1 Hasil pengamatan

  1. Persiapan
    Sebelum berkomunikkasi antar perangkat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara laint : a. IP yang akan digunakan (tidak boleh IP yang sama)b. Perangkan (seperti PC atau Laptop)c. Kabel LAN (untuk menghubungkan antar perangkatd. File/ folder yang akan di sharing dan sharing printer
  2. Tata cara Sharing file/ folder
    Koneksikan dahulu perangkan dengan kabel LAN
    Beri IP (alamat) pada masing-masing perangkat. Contoh PC 1 dengan IP : 192.168.1.9 dan PC 2 : 192.168.1.10
    Tes koneksi antar perangkan dengan cara menggunakan CMD ⇛ ping 192.168.10 (sesua ip perangkatyang di tuju)
    Terakhir pili file/ folder yang akan di sharing. Propertis ⇛ SpecificPeople ⇛ ubah read menjadi Read/Write.
a) Sharing file atau folder
  1. Pertama klik kiri pada file atau folder yang akan disharing ⇛ pilih properties.
    Sharing file atau folder 1
  2. Ke Tab”Sharing”⇛ Pilih “Share”.
    Sharing file atau folder 2
  3. Pilih tanda panah kebawah ⇛ pilih Everyone.
    Sharing file atau folder 3
  4. Klik add.
    Sharing file atau folder 4
  5. Pilih Read/Write (Agar file bisa disa bagi dan dicopy bebas) ⇛ Share.
    Sharing file atau folder 5
  6. Tahap akhir akan muncul  "Your folder is Shared" yang artinya file/ folder telah dibagikan.
    Sharing file atau folder 6
  7. Tambahan, tes konekivitas antar PC (perangkat). CMD ⇛ masukan “ping 192.168.1.9 (sesuai alamat ip yang di tuju).
    Sharing file atau folder 7
b) Sharing printer
Untuk Sharing printer langkah-langkahnya sebagai berikut:
  1. Pertama Buka Control Panel Hardware and Sound.
    Sharing printer 1
  2. Pilih Device and Printers.
    Sharing printer 2
  3. Klik kanan ⇛ Pilih Printer properties.
    Sharing printer 3
  4. Pilih Sharing ⇛ centang semuanya ⇛ klik Ok.
    Sharing printer 4
  5. Akan mencul icon (gambar dua orang) yang menyatakan bahwa printer tersebut telah di sharing.
    Sharing printer 5


BAB 3 PENUTUP


3.1 Kesimpulan

  1. File sharing memudahkan kita dalam berbagi data di tempat yang berbeda, tanpa harus ke tempat PC tersebut.
  2. Sharing Resource (seperti printer, scan dll) menghemat waktu dan biaya.

3.2 Jawaban Pertanyaan

  1. Buatlah komunikasi antara komputer yang ada di laboratorium komputer ?
    Jawab : Pembuatan komunikasi antar komputer dibuat dirumah.
  2. Buat sharing folder dan sharing printer antara kedua komputer tersebut ?
    Jawab : Jawaban sharing folder lihat di  “a). Sharing file atau folder:” dan sharing printer dapat lihai di “b). Sharing Printer”.
    c) Lakukan test antara kedua komputer tersebut kemudian analisa hasil komunikasi data yang terjadi antara keduanya ?
    Contoh hasil test konektivitas, dengan komunikasi antar perangkat ini memudahkan kita dalam berbagi file dan resoure tanpa harus pergi untuk mengambil data ke perangkat tersebut atau membeli printer baru yang sejatinya satu printer dapat dipakaiContoh hasil test konektivitas,


DAFTAR PUSTAKA


[1] Sugiono, Djoko. 2013. Komunikasi Data dan Interface.
[2] Ismail, M.Panji. 2018. Jaringan Komputer.